Kehidupan dari detik demi detik terus mengikuti putaran bumi dan matahari yang menjadi standar perhitungan. Orang berpikir umurnya bertambah setiap saat, dan setelah dua belas bulan berulang tahun dengan caranya masing masing. Pada saat itu beberapa orang berpikir atau mengingat ingat masa lampau saat masih anak anak ,remaja, dewasa menjadi orang tua dan seterusnya. Dalam ingatan kita tidak ada yang  berubah semua dirasakan nyata.

Waktu kecil ketika diperolok olokan kawan rasa sakitnya, malunya atau bahkan rasa marahnya yang timbul akan dirasa dalam diri saat ini. Dilain masa, berbeda pendapat dengan teman  sakit hati, rasanya tetap menempel kuat dalam dada  dimasa sekarang. Semuannya berjalan diwaktu yang lain tetapi dapat dirasakan saat ini.

Ilmuwan mengatakan bahwa pecerdasan manusia tidak ada batasan artinya  selalu ada ruang untuk menyimpanan  data, hal ini sungguh luar biasa. Yang diperlukan adalah  bagaimana manusia dapat mengakses data ini untuk dipergunakan dengan efesien demi kemajuan dirinya. Seringkali orang mengabaikan data yang diberikan oleh memori berdasarkan pengalaman ,pemahaman diri saat ini.

Apakah benar orang mengabaikan data atau informasi yang ada dalam bank data dirinya? Dalam memilih adakalanya ada banyak yang berbicara dalam pikiran,siapakah dia? Ketika membayangkan  makanan dirasa enaknya sampai mengeluarkan air liur, itulah data base masa lalu tetapi tubuh kita merasakannya saat ini. Masa tidak berubah waktu selalu masa kini. Bayangkan asamnya buah kedondong atau buah  apapun yang asam  yang pernah dimakan dan  dirasakan…? apakah ada sesuatu yang dirasa..?

Keuntungan dari hal ini adalah  orang dapat memilih atau menentukan perbuatan yang akan dilaksanakan dengan lebih baik berdasar data base ini. Tetapi bila anda mempunyai data base yang salah ini menjadi malapetaka karena waktu lalu akan dirasakan sebagai saat ini, misalnya waktu kecil saat tidak mengerti pada binatang kecoa dia takut maka selama data ini tidak di rubah maka dia menjadi Phobia kecoa begitu juga dengan phobia yang lain. Mungkin phobia bukan lah hal tidak begitu merugikan, apakah benar ? hanya orang yang mengalaminya yang tahu.

Bila seorang anak kecil melihat dua orang tuannya bertengkar hebat ….dia layaknya sedang melihat starwars perang antar galaxy  piring terbang……..begitu datanya  diterima dia akan mengartikan nya berdasarkan logika anak  sesuai umurnya, dan data ini tersimpan dengan aman dalam memorinya. Sampai suatu saat dia memerlukannya sebagai data pertimbangan untuk memutuskan suatu perbuatan. Apa yang terjadi,

bila pertengkaran ini diartikan sebagai permasalahan yang menyakitkan ….untuk orang bila berumah tangga ?mungkinn anak ini akan kesulitan menentukan atau bahkan tidak mau berumah tangga. Ada banyak masalah yang terjadi setiap hari  bagaimana pikiran kita menaggapinya itulah data base untuk masa depan .

Kejadian yang negatif akan menjadikan trauma, ucapan negatif akan menjadikan penyakit psikosomatis. Siapa yang akan memperbaiki data base ini ? Bagaimana Caranya ? Banyak cara mengobati penyakit psikis  bisa dengan cara keagamaan Ber Doa, Yoga ,Releksasi, Hipnoterapi dll

 

Written by 

I.Hartaman praktek Hipnoterapi di Cikarang Barat,Kab Bekasi. Dengan perjanjian dapat melalukan terapi maupun konsultasi. I.Hartaman memberikan seminar teknologi pikiran untuk pelajar/siswa, teman serta kolega untuk mengatasi masalah keseharian. I.Hartaman mendapatkan Certified Hypnotherapist dengan menyelesaikan pendidikan 100 jam Scientific EEG and Clinical Hipnotherapy berstandar tinggi Adi W Gunawan Institute of Mind Technology Surabaya.